Terima kasih menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) sama artinya dengan rasa syukur. Ucapan rasa syukur yang terwakili dalam kata terima kasih itu biasa ditujukan kepada orang yang telah memberikan kebaikan. Saat seseorang mengucapkan ini berarti bermaksud membalas kebaikkan yang telah ia terima.

Sebagai orang yang hidup di dunia tentu saling membutuhkan, saling membantu, dan bekerja sama, maka ucapan terima kasih sejatinya bukan sekadar ucapan formalitas belaka. Ucapan terima kasih merupakan wujud paling penting sebagai respon balas budi setelah menerima kebaikkan, bantuan, pertolongan, dan sebagainya.

Jika memahami makna mendalam ucapan terima kasih, sudah semestinya ucapan tersebut tersampaikan spontan dan itu berasal dari lubuk hati terdalam. Ucapan ini pun dilakukan dengan kesungguhan dan bagian dari kebiasaan yang sopan. Pendeknya ucapan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas kebaikkan, waktu, tenaga, dan materi yang diberikan orang lain kepada kita.

Bagaimana menyampaikan kebiasaan ini kepada anak-anak? Selalu ada kabar baik dalam rangka menyuburkan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada anak-anak. Namun untuk menyampaikan hal ini agar menjadi kebiasaan perlu dipupuk sejak usia dini. Selain itu faktor orang tua dan lingkungan pun perlu mendukung dengan memberikan teladan dan contoh nyata, agar anak-anak mudah memahami dan segera meniru kebiasaan positif ini.

Sementara dalam Islam sendiri, agar umat Muslim pandai berterima kasih kepada sesama manusia. Sebagai contoh terdapat dalam hadist “Dari Abu Hurairah ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Siapa yang tidak pandai bersyukur (berterima kasih) kepada manusia, berarti ia belum bersyukur kepada Allah.” (HR Ahmad, Abu Daud, Bukhari dalam kiba Adabul Mufrad, Ibnu Hibban adan ath Thayalusi)

Nah, untuk mendidik dan membangun kebiasaan mengucapkan terima kasih pada anak-anak, beberapa tips ini barangkali bisa menjadi inspirasi untuk Bunda.

  1. Menyampaikan Cerita Bertema “Terima kasih”

Bunda bisa mencari dan menyampaikan hal ini dalam bentuk story telling atau narasi bercerita atau dongeng yang sesuai dengan usia anak. Cerita dan dongeng yang mengandung pesan moral lebih mudah tersampaikan dari pada Bunda terus menerus mengingatkan anak.

  1. Penyampaikan dengan pantun

Pada dasarnya menyampaikan sesuatu kepada anak-anak bisa disampaikan dengan media apa saja, yang utama dengan cara bermain dan menyenangkan. Misalnya dengan pantun yang menarik dan lucu.

Buah Markisa tumbuh merambat

Hijau muda warna daunnya

Wahai teman wahai sahabat

Terima kasih atas bantuannya

Nah, menyampaikan rasa terima kasih bisa juga kan dengan menggunakan pantun.

 

  1. Memberikan contoh dan teladan

Anak-anak dikenal sebagai peniru ulung. Kebiasaan mengucapan kata tolong dan terima kasih pun bisa disampaikan orang tua di rumah saat berinteraksi dengan anggota keluarga. Anak-anak akan menyimpan hal ini dalam ingatannya.

 

  1. Coba tanyakan perasaan Anak setelah mengucapkan Terima kasih

Coba tanyakan bagaimana perasaan anak setelah mengucapkan terima kasih. Apakah hatinya merasa lega dan bertambah senang juga? Menurut, situs web healthblog.uofmhealth.org Ketika seseorang mengungkapkan rasa terima kasih, itu sebenarnya dapat menyebabkan rasa sejahtera yang lebih kuat.

 

  1. Perlu diingatkan ketika anak lupa

Anak-anak juga bisa lupa. Ingatkan saja dengan nada yang terdengar menyenangkan ketika anak lupa mengatakan ucapan terima kasih saat ditolong atau dibantu oleh siapa pun.

 

  1. Tolong dan Terima Kasih

Minta tolong dan berterima kasih merupakan dua kata yang tidak bisa dipisahkan. Dalam keseharian anak-anak perlu juga membiasakan mengucapkan kata tolong disusul ucapan terima kasih, baik pada saat meminta bantuan dan sesudahnya.

Selamat mencoba Bun.

 

Buku rekomendasi untuk bekal aktivitas anak selama bulan Ramadan

Buku-buku berikut ini bisa untuk menemani anak-anak selama bulan puasa di rumah.

Kisah Teladan dan Inspiratif 25 Nabi & Rasul 

25 kisah inspiratif nabi dan rasul

Hai teman-teman, siapa yang tahu nama-nama Nabi dan Rasul? Ayo tunjuk tangan!
Ya, Nabi dan Rasul yang wajib kita ketahui jumlahnya ada 25. Setiap Nabi dan Rasul diberikan keistimewaan dan mukjizat, seperti Nabi Ibrahim yang tidak merasakan panas dan masih hidup ketika dibakar Raja Namrudz. Nabi Musa yang bisa membelah lautan dengan tongkatnya. Wah, masyaallah hebat sekali ya, semuanya terjadi atas karunia dan kuasa Allah Swt. Yuk kita baca kisah para Nabi dan Rasul selengkapnya dalam buku ini!

Buku ini berisi kisah menarik dan inspiratif 25 Nabi dan Rasul disertai kutipan ayat Al-Quran, mukjizat, dan hikmah cerita yang bisa kita petik dan teladani dalam kehidupan sehari-hari. Lewat buku ini juga, kalian akan mengetahui perbedaan Nabi dan Rasul serta persebaran dakwahnya. Tak hanya itu, dalam buku ini juga disertai info pengetahuan dan fakta-fakta ilmiah dari setiap Nabi dan Rasul. Dilengkapi juga dengan doa-doa harian yang diambil dari setiap kisah cerita Nabi dan Rasul.

Selamat membaca ya teman-teman!

Kisah Inspiratif Penuh Hikmah Nabi Ulul Azmi

nabi ulul azmi

Ya, Nabi Ulul Azmi ada 5 yaitu Nabi Nuh, Nabi Ibrahim, Nabi Musa, Nabi Isa, dan Nabi Muhammad Saw. Mereka merupakan nabi-nabi pilihan Allah Swt yang memiliki kisah perjuangan yang luar biasa dalam menyampaikan perintah-perintah Allah Swt kepada umatnya. Selain itu, Nabi Ulul Azmi memiliki kesabaran, kejujuran, keteguhan, ketabahan, pantang putus asa, murah hati, dan sifat pemaaf.

Dengan buku ini, kalian akan mengetahui bagaimana kisah perjuangan Nabi Ulul Azmi yang sangat inspiratif dan penuh hikmah. Di bagian akhir cerita disertai dengan mukjizat Nabi Ulul Azmi dan hikmah kisah yang bisa kita renungkan dan teladani dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, dilengkapi dengan ilutrasi yang menarik dan berwarna, sehingga membacanya menjadi seru dan meyenangkan.

Selamat membaca ya teman, semoga dengan buku ini kita lebih mencintai dan meneladani para Nabi Ulul Azmi yang tak lekang oleh zaman.

Muslim Kids Activity Book : Puasa Ramadhan

muslim kids activity book puasa ramadhan

Puasa Ramadhan merupakan puasa yang wajib kita kerjakan di bulan Ramadhan. Nah, siapa di antara kalian yang sudah kuat menjalankan puasa di bulan Ramadhan? Ayo tunjuk tangan. Yuk kita belajar menjalankan puasa di bulan Ramadhan. Di dalam buku ini kalian akan belajar mengenai puasa di bulan Ramadhan dengan berbagai aktivitas dan permainan yang dapat kalian lakukan, sehingga belajar menjalankan puasa Ramadhan menjadi menyenangkan. Banyak sekali aktivitas permainan yang bisa kalian kerjakan seperti mewarnai, mencocokan gambar, mencari jalan, menempelkan stiker, puzzle, berhitung, mencari perbedaan, dll. yang disusun secara sistematis berbasis ajaran dasar Islam.

Game interaktif ini dapat melatih keterampilan, kreativitas, dan menstimulus motorik halus anak, sehingga tumbuh kembang anak menjadi optimal. Dengan demikian, anak bisa mempelajari dan mengenal puasa di bulan Ramadhan sambil bermain melalui kegiatan yang seru, bermanfaat, dan tidak membosankan.

Fun Activity Book; Mewarnai & Menempel Stiker; Huruf Hijaiyah

mewarnai dan menempel stiker huruf hijaiyah

Dalam buku ini terdapat huruf-huruf hijaiyah disertai nama benda yang berawalan huruf hijaiyahnya dalam tiga bahasa (Indonesia-Arab-Inggris) serta dilengkapi dengan stiker huruf hijaiyah yang menarik dan berwarna. Selain itu dengan aktivitas mewarnai ini, kita juga belajar mengenal warna dan bentuk. Jangan lupa ya teman, tempelkan stikernya pada kolom stiker di setiap halamannya. Tentunya akan sangat seru dan menyenangkan belajar mengenal huruf hijaiyah sambil mewarnai dan menempel stiker.

Banyak sekali manfaat yang didapat dari aktivitas mewarnai sambil menempel stiker ini. Misalnya mengasah motorik halus dan kreativitas anak, mengenal perbedaan warna, melatih konsentrasi dan koordinasi mata dan tangan anak, serta memperkaya kosakata. Dengan begitu buku ini diharapkan menjadi media yang tepat dalam menyalurkan imajinasi dan ekpresi anak.

Yuk, kita warnai dan tempelkan stikernya!

 

 

 

 

Sumber artikel:

rri.co.id

bola.com

https://healthblog.uofmhealth.org/

Leave your comment

<

Your email address will not be published.