Banyak cara yang dilakukan agar dapat menguasai bahasa Jepang, di antaranya ikut les atau private, belajar langsung ke Jepang dengan program homestay, dan lewat internet. Namun, semua metode ini memiliki kendala tersendiri mulai dari hal biaya, waktu, hingga pasilitas.
Buku Cepat Mahir Berbicara Bahasa Jepang Tanpa Guru karya Au Yukiko & Hinata Meiko membantu Anda yang ingin mahir berbicara bahasa Jepang dengan mudah dan cepat. Tidak hanya untuk pemula, tetapi juga untuk pelajar, mahasiswa, pencari kerja, karyawan, dan pelancong sekalipun.
Materi yang diberikan didalam buku terbitan Ruang Kata ini mencakup pengenalan huruf Jepang, percakapan dalam berbagai situasi, lengkap dengan huruf Katakana dan Hiragana serta artinya dalam bahasa Indonesia. Selain itu, dibahas pula mengenai ungkapan, kosakata, dan istilah untuk berbagai keperluan.
Adanya CD yang berisi dialog asli (native) orang Jepang akan mempermudah sekaligus mempercepat Anda belajar, terutama dalam intonasi dan cara pengucapannya. Selamat Belajar!


Jakarta – Kelompok Agromedia. Apa jadinya sebuah buku jika tidak dicetak? Ya, penerbit dan percetakan merupakan dua bidang yang tak bisa dipisahkan dari dunia perbukuan. Oleh karenanya, SMP Sang Timur mengunjungi Kelompok Penerbit Agromedia dan percetakan Penebar Swadaya.
Lantas, seperti apa kerja produksi percetakan yang memiliki motto “Tidak Sekedar Mencetak” ini? Pada umumnya percetakan ini memiliki beberapa tahapan, antara lain pra cetak, persiapan, cetak, finishing, koreksi, dan packing. Masing-masing bagian ini dikepalai oleh seorang koordinator yang bertanggung jawab terhadap masing-masing tahapan.
Selanjutnya, proses cetak pun dilakukan, yang akhirnya menjadi kertas, dan dilem. Selanjutnya, setelah dilem, buku dipress dan dipecantik lagi bentuknya. Setelah jadi, buku akan diperhalus kembali dalam proses finishing.
“Tujuan kunjungan kami ke sini agar lebih mengenal di balik dapur penerbitan dan percetakan,” tambah guru budi pekerti ini. “Harapannya siswa menjadi tertarik tentang buku, membaca, dan menulis,” tambah bu Cicilia. Selain itu, banyak siswa yang berharap bisa berjumpa dengan Raditya Dika, penulis buku Kambing Jantan di kantor ini.