Menu

Product Categories

×

Mini Cart

×

Silaturahmi memiliki arti yang sangat penting, khususnya dalam kehidupan seseorang dan umumnya bagi umat Islam secara keseluruhan. Silaturahmi menjadi tonggak yang mengokohkan banyak hal, mulai dari persatuan, perhatian, kasih sayang, mata pencaharian, hingga memudahkan seseorang memasuki surga-Nya.

Menurut pengertian ilmu sosial dan bisnis, silaturahmi menjadi bagian dari network yang akan memperluas jaringan seseorang. Semakin banyak silaturahminya maka jaringannya akan semakin banyak dan kuat sehingga memungkinkan baginya membangun relasi demi kepentingan tertentu. Dalam ilmu dagang, semakin banyak jaringan, akan semakin banyak pembeli yang datang dan berminat untuk membeli produknya. Karenanya, silaturahmi sangat berpengaruh bagi kesuksesan seseorang.

Perusahaan berbasis jaringan (MLM) telah membuktikan akan hal ini. Semakin kuat jaringan akan semakin besar pula kesempatan yang diperoleh dalam meraih pembeli dan informasi sebanyak-banyaknya. Begitu pula dalam sebuah organisasi, silaturahmi sangat berpengaruh dalam membangun solidaritas dan loyalitas anggotanya sehingga semakin solid dan memiliki kekuatan besar. Misalnya, dalam sebuah partai, LSM, koperasi, dan himpunan pelajar.

Jika Anda mampu membangun silaturahmi dengan baik, telah banyak pintu yang bisa Anda buka dengan mudah. Tidak hanya urusan rezeki, tapi juga bisa berupa jabatan dan kepercayaan yang bisa diberikan kepada Anda untuk memegang amanah tertentu. Karenanya, wahana silaturahmi selalu dibangun dalam berbagai segi. Hal ini dilakukan karena mereka sadar bahwa silaturahmi sangat penting dan menjadi bagian dari jantungnya sebuah organisasi.

Buku Inilah Pesan Penting di Balik Berkah & Manfaat Silaturahmi terbitan RuangKata ini akan menjelaskannya kepada Anda tentang silaturahmi dalam sudut pandang yang lebih luas lagi. Anda akan mendapati berbagai hal tentang pentingnya silaturahmi dan manfaat di dalamnya dalam menjemput kesuksesan hidup di dunia dan di akhirat.

Buku ini ditulis oleh Anna Mariana & Milah Nurmilah ibarat sebagai bejana bagi Anda yang ingin mendulang berbagai mutiara dari hikmah silaturahmi. Penulis membukanya dengan kisah-kisah menakjubkan para penyambung silaturahmi. Kemudian dilanjutkan dengan pembahasan berbagai keberkahan dan manfaat silaturahmi, mulai dari mengundang rahmat Allah, menggapai kesuksesan dunia, mempermudah masuk surga, mengundang cinta kasih, kunci pembuka rezeki, pembuka tirai hikmah, memakmurkan suatu kaum, hingga menghadirkan kebahagiaan.

Tidak lupa, penulis juga mencantumkan syariat silaturahmi di dalam Al-Qur`an dan hadits. Selanjutnya, menyinggung tentang aspek silaturahmi dalam era informasi melalui jejaring sosial dan perangkat modern. Untuk menghindari hal-hal buruk dalam hubungan pergaulan, penulis juga memberikan beberapa hal yang harus dihindari dalam silaturahmi. Pada bagian akhir, penulis memberikan kerangka dasar bagaimana Rasulullah dan para sahabatnya membangun silaturahmi sehingga Anda bisa meneladaninya.

Selain kemuliaan yang diberikan untuk kaum Hawa ini, Allah juga menyediakan pahala berlimpah bagi mereka yang melakukan amalan-amalan tertentu. Di antaranya tentang perannya sebagai ibu rumah tangga yang disamakan dengan pahala berjihad berperang di jalan Allah sebagaimana dalam hadits dari Anas bin Malik ra.

Ia mengatakan, “Para shahabiyah mendatangi Nabi SAW seraya berkata, ‘Wahai Rasulullah, kaum lelaki pergi dengan membawa keutamaan jihad fi sabilillah, sedangkan kami tidak memiliki suatu amalan yang bisa menyamai amal para mujahidin fii sabiilillah.’ Maka beliau pun menjawab, ‘Pekerjaan salah seorang di antara kalian di rumahnya menyamai amalan para mujahidin fii sabiilillah.’.” (HR. Al-Bazzar)

Seseorang yang gugur ketika berperang di jalan Allah,  maka ia telah mati syahid. Ganjaran yang berikan Allah baginya, tiada lain ialah surga. Demikian pula bagi wanita yang ikhlas melaksanakan seluruh kewajiban rumah tangganya, ia pun berhak atas surga yang dijanjikan Allah kepadanya. Pasalnya, perannya sebagai ibu rumah tangga setara dengan perjuangan para mujahidin di medan perang.

Selain itu, dalam satu hadis lain disebutkan bahwa ada wanita yang bisa memasuki surga dari pintu mana pun yang ia mau. Syaratnya, melakukan tiga hal, yaitu shalat lima waktu, menjaga kehormatan, dan menaati suaminya. Betapa Allah SWT telah memberikan anugerah dan keistimewaan yang sangat besar bagi kaum wanita. Dan, keistimewaan ini tidak diberikan untuk kaum laki-laki.

Demikian sekilas keistimewaan wanita dalam Islam yang kami sarikan dari buku “Ibadah Ringan Berpahala Besar untuk Wanita”. Buku ini ditulis oleh Inayati Ashriyah yang akan menjelaskan berbagai keutamaan, kedudukan, peran, dan mudahnya wanita meraih pahala berlimpah sehingga bisa memasuki surga dengan lebih mudah pula.

Di dalam buku terbitan RuangKata ini, dibuka dengan untaian motivasi positif bagi wanita untuk menjadi pemburu kebaikan. Kemudian pada bab pertama, penulis mengulas beberapa wanita ahli ibadah yang memiliki kisah menakjubkan sehingga menjadi teladan bagi yang lainnya. Bab kedua, tuntunan dalam meraup pahala dengan ibadah. Pada bab ketiga dan keempat, tentang kedudukan wanita dalam Islam sehingga wanita menyadari tentang jati dirinya serta mengetahui hak dan kewajibannya.

Pada bab kelima, dibahas tentang ibadah-ibadah khas wanita. Selanjutnya ditutup dengan berbagai amalan ringan, namun besar pahalanya yang bisa diamalkan oleh wanita dalam meraih pahala dan surga-Nya.


Wahai Wanita!

“Engkau sangat beruntung karena mendapat kesempatan untuk mendapatkan berbagai kebaikan yang terhampar di bumi ini. Engkau pun berhak atas kebaikan yang Allah SWT sediakan di surga-Nya kelak. Itu semua, khusus untuk dirimu. Karena keikhlasanmu mencucikan baju suamimu, engkau berhak atas pahala yang berlipat. Karena engkau senantiasa tersenyum menyenangkan suamimu, engkau akan mendapatkan pahala sedekahmu. Karena engkau rela bersusah payah mengandung, menikmati sakitnya melahirkan, dan menjalani indahnya masa menyusui, engkau berhak mendapatkan kehormatan di dunia dan kemuliaan di akhirat.”

 

Belajar shalat sudah menjadi kewajiban setiap muslim. Sebagaimana disebutkan dalam satu hadits, “Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim laki-laki dan perempuan”. Dalam salah satu kaidahnya juga dikatakan bahwa jika ada suatu yang wajib lalu tidak akan sempurna kecuali oleh perkara tertentu, maka perkara tersebut menjadi wajib pula hukumnya.

Artinya, jika kita tidak akan bisa mencapai kesempurnaan dalam shalat kecuali dengan mempelajarinya, misalnya dengan membaca buku panduannya, maka belajar dari buku tersebut menjadi wajib juga hukumnya. Namun, masalahnya terkadang sebagian muslim banyak yang memiliki kesibukan sehingga seolah mereka tidak memiliki waktu untuk belajar shalat. Sisi ini memang banyak dijadikan alasan kuat sehingga menunda-nunda waktunya, bahkan lupa terhadap kewajiban menuntut ilmu ibadah.

Ahmad Najibuddin telah menyusun sebuah buku Panduan Shalat Lengkap & Juz ‘Amma yang akan membantu setiap muslim dalam belajar tata cara shalat dan seputar perkara yang berkaitan dengannya. Buku ini, insyaAllah akan mempermudah dalam memahami ibadah shalat karena disusun secara praktis yang dilengkapi gambar sehingga Anda bisa langsung mencontohnya.

Buku terbitan RuangKata ini dimulai dengan pembahasan tahaharah (bersuci) dan tata caranya, kemudian dilanjutkan pembahasan shalat dan tata caranya yang dilengkapi dengan shalat dalam keadaan darurat, seperti shalat jama’, qashar, shalat dalam keadaan sakit, dan shalat di atas kendaraan. Selain itu, dilengkapi pula dengan doa-doa dan dzikir setelah shalat fardhu.

Menariknya lagi, buku ini memiliki kelengkapan tambahan yang tidak dimiliki buku-buku sejenisnya, yaitu disertakan juz ‘amma dan terjemahnya. Dengan demikian, selain Anda bisa belajar shalat, Anda juga bisa belajar membaca Al-Qur`an atau menghafalnya untuk kesempurnaan bacaan-bacaan surat pendek dalam shalat.

 

Salah satunya adalah stigma yang bersumber dari sebuah hadits yang cukup populer, dari sabda Rasulullah yang mengatakan bahwa wanita memiliki kekurangan dalam akal dan agamanya.
“… Saya tidak melihat para perempuan yang akal dan agamanya kurang, mampu menghilangkan akal seorang pria yang teguh hati, melebihi salah satu dari kalian.” Mereka bertanya, “Apakah kekurangan akal dan agama kami, ya Rasulullah?” Rasul menjawab, “Bukankah kesaksian seorang perempuan sama dengan setengah kesaksian pria?” Mereka menjawab, “Ya.” Rasul berkata, “Itu merupakan kekurangan akalnya.” Bukankah jika seorang perempuan haidh maka ia tidak shalat dan tidak puasa?” Mereka menjawab, “Ya.” Rasul berkata, “Itulah kekurangan agamanya.” (HR. Bukhari Muslim).

Pada level teologis, hadits ini dianggap sebagai statemen ilahiyah yang mengukuhkan supremasi pria atas wanita. Sementara itu, di tingkat realitas, hadits ini menjadi argumen ampuh untuk menomorduakan dan meminggirkan wanita dari kehidupan yang dianggap memerlukan “akal” lebih banyak. Ironisnya, pada saat yang sama, wanita sendiri menumbuhkan kesadarannya sendiri bahwa posisinya memang selalu nomor dua dan selalu kekurangan akal.

Padahal, tidaklah demikian. Hadits tersebut bukan merupakan ketetapan dan justifikasi Nabi atas rendahnya nilai wanita. Pernyataan “kurang akal” tersebut bukanlah norma yang sifatnya mutlak dan melekat pada diri setiap wanita, kapan pun di mana pun, tetapi sebuah “peringatan” dari Nabi yang didasarkan atas realitas sosial wanita yang ada. Kurangnya akal pada mata hadits tersebut tidak bisa dipahami bahwa wanita itu ditakdirkan selalu lebih bodoh, tidak kuat ingatannya, kurang akurat kesaksiannya, dan sebagainya. Kurangnya akal ini lebih merupakan dampak yang tidak terhindarkan oleh sebagian besar wanita, karena mereka harus mengikuti sistem sosial dan budaya yang membatasi mereka untuk memaksimalkan potensi akalnya.

Dengan ilmu pengetahuan dan ketrampilan yang dimiliki kaum wanita, mereka mempunyai hak untuk bekerja dan menduduki jabatan-jabatan tertinggi. Sejarah telah membuktikan, terdapat banyak wanita yang terlibat pada persoalan politik praktis. Misalnya, Ummu Hani yang memberi jaminan keamanan kepada sebagian orang musyrik ketika masa Rasulullah. Bahkan, istri Nabi SAW, Aisyah memimpin langsung peperangan melawan Ali bin Abi Thalib yang ketika itu menduduki jabatan kepala negara.

Wanita memang diciptakan berbeda dengan laki-laki. Begitu pula dengan nilai keunggulan dan keajaiban yang dimilikinya secara tersendiri, yang bahkan tidak dimiliki oleh laki-laki. Apakah kelebihan-kelebihannya tersebut?  Di antaranya, wanita memiliki fisik yang kuat, wanita mampu memadukan peran domestik dan publik, memiliki otak cerdas, memiliki kecerdasan finansial, lebih sabar dalam menghadapi ujian, dan pandai merawat diri. Benarkah demikian?

Buku Ternyata Wanita Bukan Makhluk Lemah terbitan Ruang Kata ini akan membeberkannya kepada Anda secara lengkap dengan sebuah penjelasan yang logis dan faktual. Artinya, Anda tidak hanya mendapati sebuah penjelasan filosofis, tapi juga berdasarkan bukti-bukti yang diperkuat dengan fakta di lapangan bahwa memang wanita itu benar-benar ajaib dan memiliki keunggulan istimewa dibandingkan dengan laki-laki.

Hj. Iis Nuraeni Afgandi dan Novi Hidayati Afsari menulis buku ini secara ramah bagi pembacanya dengan beberapa sodoran motivasi agar wanita bisa mengenali potensi-potensi dirinya dan mendobrak stigma-stigma negatif yang dialamatkan kepada kaum Hawa. Ia membuka buku ini dengan aneka pertanyaan seputar stigma perempuan untuk membuka pola pikir kaum wanita dan laki-laki, mulai dari apakah benar wanita diciptakan dari tulang rusuk pria? Benarkah wanita sumber fitnah? Benarkah wanita lebih banyak masuk neraka? Hingga seputar opini bahwa wanita tidak boleh jadi pemimpin.

Kemudian, ia melanjutkannya dengan segudang kelebihan yang dimiliki wanita dan figur-figur wanita muslim paling hebat sepanjang sejarah. Penulis juga melengkapinya dengan jurus ampuh menjadi wanita hebat dan disertai doa-doa khusus agar menjadi wanita hebat. Alhasil, buku ini bisa menghantarkan pembaca untuk menggapai harapan penulisnya agar kaum wanita dapat lebih menghargai dirinya sendiri serta mensyukuri kelebihan-kelebihan yang melekat pada dirinya.

 

Sebagian mereka menganggap bahwa bahasa Inggris itu sulit. Pasalnya, ada perbedaan ucapan dan tulisan serta memiliki tata bahasa yang mesti dikuasai bagi pembelajar bahasa Inggris. Tata bahasa ini disebut grammar, yaitu yang mengatur pola kalimat sesuai kondisi dan waktu sehingga membentuk kalimat yang benar. Grammar inilah yang menentukan bagaimana kata-kata disusun dalam membentuk unit-unit bahasa yang mengandung makna tertentu.

Grammar ini menjadi kunci utama dalam belajar bahasa Inggris secara baik dan benar. Banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan pengetahuan grammar. Ada yang ikut les, ada juga yang belajar otodidak lewat buku. Makanya, banyak buku grammar beredar di pasaran dengan konsep pembelajaran yang beragam.

Nah, buku Easy Grammar: Cara Mudah dan Asyik Menguasai English Grammar ini, juga sama merupakan buku grammar. Namun, De Cherlents menyusunnya dengan konsep berbeda. Pembahasan materi dalam buku terbitan Ruang Kata ini dibuat detail, tapi tidak berbelit-belit biar kamu nggak bingung. Materinya pun disusun secara sistematis, dari yang paling mudah sampai yang paling susah. Ok nggak tuh?

Bahkan, biar kamu nggak bosen belajarnya, materi disampaikan dengan bahasa yang komunikatif disertai ilustrasi. Selain itu, dilengkapi pula dengan irregular verbs, mini dictionary, exercise, answer key, dan pembahasannya. Keren gak tuh?

Semua metode penyusunan buku ini sengaja dibuat agar kamu bisa lebih mudah dan merasa asyik belajar grammar bahasa Inggris. Jadi, tunggu apa lagi? Ayoo… buruan dapatkan bukunya!

Selain menikmati dan mengoleksi komiknya, kamu juga ingin pintar menggambar tokoh manga bukan? Tidak perlu khawatir, kamu pasti dapat pintar menggambar karakter manga, sekalipun kamu tidak berbakat menggambar. Benarkah? Ya, sebab ketrampilan menggambar didapat karena proses kreasi yang dilakukan secara intensif atau terus menerus. Semakin sering berlatih maka kamu pun pasti akan jago menggambar. Namun tidak asal gambar, semua ada ilmunya.

Nah dengan buku Lebih Cepat Mahir Menggambar Manga dengan Pensil terbitan RuangKata ini kamu dapat belajar menggambar manga secara cepat dan mudah menggunakan pensil secara mandiri. Buku ini berisi panduan praktis dan cepat bagi seorang pemula agar mampu menggambar berbagai karakter manga, mulai cara menggambar tubuh, ekspresi, proporsi, aneka pakaian dan aksesorinya, hingga aplikasi terapan untuk membuat komik dan gambar suasana.

Selain itu, dari buku yang disusun Acolyte ini, kamu juga akan memperoleh tambahan ilmu menggambar yang sangat penting, yaitu teori keseimbangan dan foreshortening (pemendekan) yang tidak akan kamu dapatkan di buku cara menggambar lainnya.

 

 

Pada dasarnya, suatu wawancara dapat diperkirakan, sehingga calon pegawai dapat mempersiapkannya dengan baik. Yang berbeda hanyalah tempat, bahasa, dan orang yang mewawancarai, tetapi pertanyaan-pertanyaan yang diajukan umumnya memiliki persamaan sehingga calon pegawai dapat berlatih sebelum menghadapi wawancara yang sebenarnya. Salah satunya ialah wawancara menggunakan bahasa Inggris, terutama dari perusahaan asing atau dari luar negeri.

Oleh sebab itu, Anda bisa mempelajarinya terlebih dahulu, sebelum menghadapi tes wawancara kerja, baik wawancara melalui telepon maupun langsung face to face. Caranya cukup mudah, Anda hanya tinggal membaca buku Jurus Ampuh Menaklukkan Job Interview in English terbitan RuangKata ini. Buku ini memuat berbagai hal yang dibutuhkan demi kelulusan wawancara kerja dalam bahasa Inggris.

Penulis, Iim Rogayah Danasaputra & Abi Taufan Naufal mengawali pembahasannya dengan jenis-jenis wawancara, berbagai persiapan yang dapat dilakukan oleh calon pegawai, diikuti dengan tahapan wawancara agar siap menaklukkan wawancara, beberapa tip dalam menjawab pertanyaan, dan pertanyaan calon pegawai di akhir sesi wawancara.

Mengenai pertanyaan-pertanyaan umum dan khusus yang diajukan untuk semua jenis wawancara bagi semua jenis pekerjaan dapat dipelajari dalam bab 2 dan 3. Bagian ini merupakan awal suatu wawancara untuk semua jenis pekerjaan, sehingga semua calon pegawai harus menguasainya dengan baik.

Sedangkan pada bab 4, berisi berbagai pertanyaan yang seringkali diajukan oleh para praktisi dalam mencari pegawai yang diinginkan, sesuai dengan pekerjaan yang ditawarkan, sehingga akan banyak ditemukan berbagai istilah atau pengertian khusus. Contoh wawancara yang diberikan, diperoleh dari berbagai nara sumber yang sudah berpengalaman dalam mewawancarai calon pegawai sesuai tingkat jabatannya.

Selain itu, untuk membekali calon pegawai dalam menggunakan berbagai kosakata yang sering digunakan dalam wawancara bahasa Inggris, penulis memberikan contoh penggunaan kosakata dan penggunaannya dalam kalimat pernyataan atau pertanyaan. Dan, tidak kalah pentingnya, penulis juga melengkapinya dengan teknik memubat CV, lamaran kerja, dan portofolio yang memiliki daya jual sehingga perusahaan tertarik kepada Anda.

Alhasil, buku ini sangat layak bagi Anda yang sedang mencari tip lulus wawancara kerja dalam bahasa Inggris. Semoga sukses…!

 

 

Anak-anak sekarang, tumbuh dalam dunia teknologi. Ada sebuah transformasi pengaruh yang dihasilkan dari berbagai alat hasil kemajuan teknologi tersebut, misalnya televisi, internet, dan handphone. Secara disadari atau tidak, tayangan atau isi yang mereka dapatkan dari media-media tersebut mempengaruhi karakter mereka sehingga banyak perilaku-perilaku yang menyimpang.

Kenapa bisa demikian? Produk teknologi informasi dan komunikasi (TIK) saat ini bukan hanya sekadar alat bantu, tetapi telah menjadi barang mainan. Misalnya, telepon yang dulu hanya berfungsi memudahkan komunikasi antarindividu, kini dilengkapi fitur sebagai permainan. Demikian juga televisi, saat ini lebih identik sebagai sarana hiburan daripada sebagai alat penyampai informasi. Begitu pula dengan internet, yang menyediakan berbagai fitur yang tidak terhingga, mulai dari kekerasan, ponografi, hingga bentuk kekufuran. Ada sekitar empat sifat yang merusak dari teknologi ini.

Pertama, kandungan informasinya yang mengandung hal-hal negatif bagi perkembangan jiwa anak, seperti kekerasan fisik, seksualitas, dan perkataan tidak senonoh. Kedua, cenderung penggunanya ketagihan sehingga banyak melalaikan kewajiban si anak. Ketiga, membuat anak malas bergerak sehingga pertumbuhan anak bisa terganggu. Keempat, teknologi juga mengganggu perkembangan emosi anak.

Selain itu, pendidikan zaman sekarang lebih banyak menekankan motivasi duniawi semata. Orientasi materialistis menjadi tujuan dari banyak pelajaran dan kurikulum pendidikan sekarang. Sementara masalah rohani dan spiritualitas sering diabaikan, bahkan dianggap tidak penting sebagai penopang kemajuan bangsa. Akibatnya, pola pikir anak didik menjadi materialistis, menilai sesuatu dari aspek materi, uang, dan keuntungan duniawi lainnya. Tidak lagi atas dasar iman demi kebahagiaan akhirat kelak.

Belum lagi pergaulan yang semakin tidak terkendali. Penularan perilaku yang tidak baik akan semakin mudah diterima anak dari teman-temannya. Sementara itu, orangtua kurang memperhatikan pendidikan di rumahnya. Mereka menyerahkan begitu saja pendidikan anaknya kepada sekolah dan lingkungannya. Akhirnya, si anak tidak mendapatkan nasihat dan ilmu tambahan dari orangtuanya.

Nah, jika hal ini tidak segera dibenahi, kita akan berhadapan dengan situasi kritis dalam beberapa dekade mendatang. Pasalnya, merekalah nantinya yang akan mengelola dan memimpin negara ini. Jika pemimpinnya berakhlak buruk, niscaya akan tercipta sebuah tatanan bangsa yang buruk pula dalam berbagai bidang.

Oleh sebab itu, perlu ada sebuah jawaban cepat dan praktis bagaimana menanggulangi dan mengatasi masalah ini sedini mungkin. Yaitu dengan menciptakan ranah pendidikan ideal dan seimbang antara kebutuhan jasmani dan rohani, dunia dan akhirat.

Hadirnya buku Ternyata Mendidik Anak Cara Rasulullah itu Mudah & Lebih Efektif ini merupakan bagian dari upaya Wendi Zarman untuk menjawab seputar permasalahan pendidikan. Penulis memberikan formula cerdas dan tepat dengan menyajikan sistem pendidikan ala Rasulullah saw secara mudah dan lebih efektif.

Buku terbitan Ruang Kata ini berisi persoalan-persoalan pendidikan dan kemungkinan solusinya yang bisa diterapkan para orangtua dan guru. Mulai dari fenomena kondisi anak di rumah, aspek kedudukan anak dalam keluarga muslim, tinjauan kesalahan dalam pendidikan sekarang, hingga teknik menerapkan pendidikan Islami dalam upaya penanggulangannya, seperti menanamkan adab, mendisiplinkan anak, metode Rasulullah dalam mendidik, dan hikmah dari sistem ajaran Luqman Al-Hakim kepada anaknya.

Pada akhirnya, diharapkan terciptanya generasi muda Islami sesuai tuntunan Rasulullah saw. Sehingga semua umat mendapatkan kebahagiaan, kedamaian, ketenteraman, dan keselamatan, baik di dunia maupun di akhirat.

 

 

Tidak terlepas dari hal-hal di atas, Lee Dae Han memiliki konsep tersendiri untuk belajar bahasa Korea. Salah satunya ialah melalui lagu-lagu populer Korea. Lagu-lagu tersebut dijadikan media pembelajaran bahasa Korea. Melalui lagu, Anda tidak hanya bisa menikmati lagunya, tetapi juga bisa belajar banyak hal dari lagu tersebut, seperti belajar tata bahasa dan lainnya.

Lagu yang sedang digandrungi saat ini adalah lagu Korea yang lebih dikenal dengan K-Pop. Para pecinta Korea bisa menikmati lagu-lagunya sekaligus bisa mempelajari tata bahasa Korea. Nah, dari hal itulah, ia menyusunkan sebuah buku pembelajaran bahasa Korea yang diberi judul Jalur Cepat Lancar Berbahasa Korea Bersama K-Pop Stars. Buku ini bisa jadi pilihan yang tepat bagi K-Pop Lovers yang ingin cepat menguasai bahasa Korea.

Buku yang diterbitkan Ruang Kata ini menyajikan lagu-lagu dari beberapa boyband, girlband, atau group band yang dilengkapi hangeul, romanisasi, dan artinya dalam bahasa Indonesia. Selain itu, buku ini juga memberikan penjelasan secara simple dan detail tentang tata bahasanya. Buku ini bisa menjadi salah satu media pilihan untuk cepat dan mudah belajar bahasa Korea. Selamat belajar…!

 

 

Ketika orangtua memberikan nama untuk sang buah hati, hakikatnya mereka sedang mendoakan buah hatinya agar akhlak, sifat, dan tingkah lakunya sesuai dengan makna atau arti nama yang diberikannya. Sebagai contoh, ketika orangtua memberikan nama kepada sang buah hati dengan nama salah satu tokoh idolanya, orang tua tersebut memiliki harapan agar kelak anaknya menjadi seperti tokoh yang diidolakannya, baik dalam hal sifat, kehebatan, dan keberhasilan orang yang memiliki nama tersebut.

Bagi orangtua yang memahami arti sebuah nama, tentunya akan memberikan nama yang bermakna untuk sang buah hatinya, karena akan menjadi tumpuan harapan kedua orangtuanya di masa yang akan datang. Jadi, memberikan nama untuk sang buah hati tidak boleh sembarangan, melainkan harus memunyai makna atau arti dari sebuah nama tersebut.

Selain manusia sebagai makhluk-Nya, Allah SWT pun memiliki nama-nama yang indah yang menggambarkan seluruh sifat-Nya yang sempurna. Sebagai contoh, Allah SWT memiliki nama Ar-Rahiim, artinya Allah yang Maha Penyayang. Kedua nama tersebut menggambarkan bahwa Allah SWT bersifat Maha Pengasih dan Penyayang terhadap seluruh makhluk-Nya tanpa terkecuali. Demikian pula dengan seluruh nabi dan rasul Allah SWT memiliki nama panggilan atau nama kehormatan sesuai dengan keagungan dan keistimewaannya masing-masing.

Nah, bagaimana dengan kita selaku hamba Allah SWT dan umat Nabi Muhammad saw? Nama-nama apa saja yang baik dipergunakan untuk anak-anak kita? Buku Kitab Nama Bayi Islami terbitan Ruang Kata ini berisi nama-nama Islami yang penuh makna kebaikan yang bisa Anda rangkai menjadi sebuah nama yang indah, bermakna, dan berisi doa kebaikan, baik untuk anak laki-laki maupun anak perempuan.

Selain itu, Ust. K. Akbar Saman menulis buku ini dengan melengkapinya dengan pembahasan seputar nama dari berbagai hal, mulai dari pentingnya sebuah nama, yang paling berhak memberikan nama untuk bayi, waktu pemberian nama, cara menetapkan nama, doa setelah menetapkan nama, mengganti nama, etika menggunakan nama-nama Allah, sebaik-baiknya nama, memberi nama bayi yang keguguran, pola pembuatan sebuah nama, hingga kaidah menggabungkan nama.

Alhasil, buku ini bisa menjadi sebuah buku panduan lengkap serta rujukan yang tepat dalam memberikan nama yang baik, indah, dan bermakna kepada sang buah hati dengan memperhatikan kaidah-kaidahnya sesuai tuntunan Islam. Dan, diharapkan dari nama yang kita buat, mampu mengisi jiwa sang anak sehingga membentuk akhlak sesuai label namanya, sepeti menjadi shaleh, cerdas, berani membela kebenaran, tegar, dan bersungguh-sungguh.

 

Pop Up Seri Anak Mandiri

Seri Mewarnai & Menempel Stiker